Sering Cekcok Karena Hal Kecil, Lakukan Hal Berikut

Manusia memiliki emosi dan pikiran yang berbeda beda. Bahkan setelah menikah pun antar individu terkadang masih mementingkan emosional dan pendapatnya sendiri. Parahnya sifat tersebut tidak dibarengi dengan kelapangan dada dan toleran.

Masalah sepele dalam rumah tangga akan menjadi besar jika ditanggapi secara tidak dewasa. Ingat, tua itu pasti, dewasa itu pilihan. Jadi, jika Anda masih awal-awal pernikahan belum bisa dikatakan dewasa lho. Apalagi masalah kecil masih menjadi akar percecokan dalam rumah tangga, maka kata dewasa jauh dari Anda.

Cekcok dalam rumah tangga mungkin dikatakan wajar jika memang ada masalah besar yang dihadapi. Masalah tersebut biasanya timbul karena kesalahan satu orang, atau perbedaan pendapatan yang mana satu pihak tidak mau mengerti dan menerimanya.

Jika cekcok sering terjadi dalam rumah tangga, Anda harus tahu kenapa bisa terus terjadi dan bagaimana cara mengatasinya? Tapi sebelum itu Anda harus tahu penyebab percecokan dalam rumah tangga.

1. Cekcok terjadi karena cemburu

Jika awalnya pasangan Anda cemburu, bisa jadi seterusnya dia akan terus curiga setiap tindakan yang Anda lakukan. Hal inilah yang menjadikan percecokan terus terjadi akibat rasa cemburu yang merembet menjadi curiga berkepanjangan.

2. Cekcok karena tempramen dan sensitifitas

Kita tidak tahu bagaimana sifat asli seseorang. Bisa saja cekcok karena hal kecil terjadi memang karena orangnya tempramen dan sensitif. Hal ini diperparah pasangannya yang tempramen juga.

Untuk mengatasi percecokan dalam keluarga yang hanya disebabkan hal sepele, Anda bisa mencoba melakukan beberapa hal berikut ini. Saran berikut ini bisa Anda modifikasi sesuai dengan kondisi situasi dalam keluarga Anda.

Tambahkan Rasa Percaya Kepada Pasangan

Memberikan pengertian kepada pasangan adalah yang penting dilakukan supaya kepercayaan pasangan kepada kita semakin kuat. Jika pasangan semakin percaya maka cekcok yang terjadi akibat rasa cemburu bisa dihindari.

Seperti pada umumnya, cemburu dapat diminimalisir dengan membesarkan rasa percaya. Rasa percaya terhadap pasangan dapat menyingkirkan pransangka buruk terhadap suami/istrinya sendiri.

Perlu diingat bahwa percecokan karena cemburu yang telah lalu, terjadi akibat pikiran negatif terhadap pasangan. Pasangan belum dapat melupakan tindakan Anda dimasa lalu yang membuat dirinya cemburu, entah Anda jalan dengan orang lain atau semacamnya (khilaf).

Selain Anda yang bereaksi untuk memberikan pengertian agar pasangan percaya, pasangan Anda pun harus bisa memberikan respon positif. Jika memang pasangan Anda sulit untuk percaya, maka tugas Anda adalah berusaha terus hingga rasa percaya pasangan tidak terbakar hanya karena pikiran negatif.

Bersikap Lembut, Romantis dan Berbicara Hati-Hati

Ketika cekcok karena hal sepele terjadi karena memang pasangan Anda yang tempramen dan sensitif. Maka Anda bisa bersikap lembut terhadapnya. Bagaimana cara bersikap lembut, waktu apa yang tepat bersikap lembut itu Anda yang bisa menerapkan nya secara tepat dengan membaca situasi dalam keluarga.

Romantis terhadap pasangan pun juga penting dilakukan agar tempramen pasangan bisa dikurangi. Merayu-rayu, berbicara romantis pun bisa menjadi obat mujarab menyembuhkan tempramen suami/istri yang tinggi.

Untuk menghindari percecokan karena pasangan yang sensitif terhadap hal kecil, misalnya salah ucap, Anda bisa mulai berhati-hati dalam mengucapkan sesuatu. Apapun yang ingin Anda ucapkan cobalah untuk pikir dua kali, apakah akan menyentil hati pasangan atau tidak.

Sebagai manusia memang tidak bisa selalu sempurna dalam berucap, cobalah untuk tetap meminta maaf ketika memang khilaf. Intinya tetap berkomunikasi dengan pasangan apapun masalahnya.

Selain dengan cara-cara lahiriah yang telah Saya sebutkan di atas. Anda juga bisa memaksimalkan upaya yang Anda lakukan dengan menggunakan sarana pengasihan.

Silahkan konsultasikan problem Anda dengan Dewi Gayatri, melalui nomor 0857 2520 5000